Tidak Hanya Satu, Bacaan Doa Iftitah dalam Shalat Ternyata Beragam

Banyak umat Islam mengira doa iftitah dalam shalat hanya memiliki satu bacaan. Padahal, Rasulullah ﷺ mencontohkan beberapa versi doa iftitah yang semuanya shahih dan sesuai sunnah. Variasi bacaan ini menunjukkan keluasan syariat sekaligus menjadi kemudahan bagi umat Islam dalam beribadah.

Doa iftitah dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Surah Al-Fatihah. Hukumnya sunnah, sehingga tidak membatalkan shalat apabila ditinggalkan. Namun, membaca doa iftitah sangat dianjurkan karena termasuk amalan yang dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad ﷺ.

Doa Iftitah yang Paling Populer

Salah satu doa iftitah yang paling sering dibaca adalah riwayat dari Abu Hurairah رضي الله عنه yang terdapat dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim.

Teks Arab

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Latin

Allahumma baa‘id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa‘adta bainal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqinii min khathaayaaya kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minad danas. Allahummaghsil khathaayaaya bil maa’i wats tsalji wal barad.

Artinya

“Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana pakaian putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahan-kesalahanku dengan air, salju, dan embun.”

Doa ini memiliki makna mendalam tentang permohonan ampun dan penyucian diri kepada Allah SWT.

Doa Iftitah “Subhanakallahumma”

Selain doa panjang di atas, ada pula bacaan iftitah yang lebih pendek dan mudah dihafal. Bacaan ini cukup populer di Indonesia.

Teks Arab

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، وَتَبَارَكَ اسْمُكَ، وَتَعَالَى جَدُّكَ، وَلَا إِلٰهَ غَيْرُكَ

Latin

Subhaanakallahumma wa bihamdika, wa tabaarakasmuka, wa ta‘aalaa jadduka, wa laa ilaaha ghairuk.

Artinya

“Maha Suci Engkau ya Allah dan dengan memuji-Mu, Maha Berkah nama-Mu, Maha Tinggi keagungan-Mu, dan tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau.”

Dalam doa ini terkandung pujian dan pengagungan kepada Allah SWT.

Doa Iftitah dari Ayat Al-Qur’an

Rasulullah ﷺ juga pernah membaca doa iftitah yang berasal dari ayat Al-Qur’an, khususnya dalam shalat malam.

Teks Arab

وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمٰوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ

إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذٰلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Artinya

“Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh ketundukan, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah Rabb semesta alam.”

Doa ini menggambarkan ketundukan total seorang hamba kepada Allah SWT.

Doa Iftitah Ringan dan Mudah Dihafal

Ada juga doa iftitah yang sangat singkat sehingga mudah diamalkan sehari-hari.

Teks Arab

اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Latin

Allahu akbaru kabiiraa, walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa ashiilaa.

Artinya

“Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya, dan Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang.”

Sunnah dengan Banyak Variasi

Para ulama menjelaskan bahwa keberagaman doa iftitah merupakan bagian dari sunnah tanawwu’, yaitu ibadah yang dicontohkan Rasulullah ﷺ dengan beberapa variasi bacaan. Hikmahnya agar umat Islam tidak terpaku pada satu bentuk saja dan dapat menghidupkan berbagai sunnah Nabi.

Karena itu, seorang muslim boleh memilih salah satu doa yang paling mudah dihafal. Setelah terbiasa, dianjurkan untuk mempelajari bacaan lainnya agar ibadah semakin kaya dan khusyuk.

Menghafal doa iftitah juga sebaiknya dilakukan bertahap. Mulailah dari bacaan yang pendek, pahami artinya, lalu biasakan membacanya dalam shalat sehari-hari. Dengan memahami makna doa, seorang muslim akan lebih merasakan kedekatan dengan Allah SWT saat berdiri dalam shalat.

Keberagaman doa iftitah ini menjadi bukti bahwa Islam adalah agama yang memberikan kemudahan dalam beribadah selama tetap mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ.

Deni Kurnia
Deni Kurnia Seorang Pembelajar, tak Lebih

Posting Komentar untuk "Tidak Hanya Satu, Bacaan Doa Iftitah dalam Shalat Ternyata Beragam"