Berbagai Variasi Bacaan Sujud yang Sesuai Sunnah Nabi

Sahabat Kang Deni, sujud merupakan salah satu rukun shalat yang memiliki kedudukan sangat istimewa. Dalam posisi inilah seorang hamba berada paling dekat dengan Allah Ta’ala. Karena itu, Rasulullah ﷺ mengajarkan berbagai doa dan bacaan ketika sujud agar seorang muslim dapat lebih khusyuk dan merasakan nikmatnya ibadah.

Banyak kaum muslimin hanya mengenal satu bacaan sujud, padahal dalam sunnah Nabi ﷺ terdapat beberapa variasi doa yang semuanya shahih dan bisa diamalkan secara bergantian. Hal ini menunjukkan keluasan syariat Islam sekaligus menghidupkan sunnah Rasulullah ﷺ dalam shalat sehari-hari.

Dalam kitab Manhajus Salikin, karya ulama besar Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di, dijelaskan bahwa bacaan dasar ketika sujud adalah:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى

“Subhaana Rabbiyal A’laa.”

Artinya: Mahasuci Rabbku Yang Mahatinggi.

Bacaan ini diriwayatkan dalam hadits shahih dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu. Ia mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ membaca doa tersebut ketika sujud. Hadits ini diriwayatkan oleh Sahih Muslim dan Abu Dawud.

Selain bacaan tersebut, Nabi ﷺ juga mengajarkan doa lain yang bisa dibaca saat sujud. Salah satunya adalah:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana Rabbiyal A’laa wa bihamdih.”

Artinya: Mahasuci Rabbku Yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.

Dalam riwayat Abu Dawud disebutkan bahwa bacaan ini dibaca tiga kali ketika sujud.

Ada pula doa yang lebih panjang sebagaimana diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu. Rasulullah ﷺ membaca:

اللَّهُمَّ لَكَ سَجَدْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَلَكَ أَسْلَمْتُ

“Allahumma laka sajadtu, wa bika aamantu, wa laka aslamtu.”

Doa ini berisi penghambaan dan ketundukan total kepada Allah Ta’ala. Seorang hamba mengakui bahwa dirinya bersujud, beriman, dan berserah diri hanya kepada Allah semata.

Selain itu, terdapat doa memohon ampunan yang sangat menyentuh hati:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ

“Allahummaghfir li dzanbii kullahu.”

Artinya: Ya Allah, ampunilah seluruh dosaku.

Doa ini mengajarkan seorang muslim agar memperbanyak istighfar ketika sujud, karena sujud merupakan waktu mustajab untuk berdoa.

Rasulullah ﷺ juga membaca doa berikut ketika rukuk dan sujud:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

“Subhaanaka Allahumma Rabbanaa wa bihamdika, Allahummaghfir lii.”

Doa ini diriwayatkan oleh Sahih Bukhari dan Muslim.

Sementara itu, doa lain yang juga diajarkan Nabi ﷺ adalah:

سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلاَئِكَةِ وَالرُّوحِ

“Subbuuhun Qudduusun Rabbul malaa-ikati war ruuh.”

Artinya: Mahasuci dan Maha Suci Allah, Rabb para malaikat dan Jibril.

Keberagaman bacaan sujud ini menjadi bukti bahwa Islam adalah agama yang mudah dan penuh keluasan. Sahabat Kang Deni tidak harus membaca satu doa saja setiap shalat. Sesekali membaca doa yang berbeda justru termasuk menghidupkan sunnah Nabi ﷺ.

Dengan mengamalkan variasi bacaan sujud, shalat akan terasa lebih hidup, lebih khusyuk, dan terhindar dari kebiasaan membaca doa secara otomatis tanpa menghadirkan hati. Semoga Allah Ta’ala memudahkan kita untuk meneladani shalat Rasulullah ﷺ dalam setiap gerakan dan bacaannya.

Referensi Bacaan:

https://rumaysho.com/21236-manhajus-salikin-sifat-shalat-nabi-berbagai-variasi-bacaan-sujud.html


Deni Kurnia
Deni Kurnia Guru, kreator konten, dan Youtuber. Selebihnya, hanya seorang pembelajar.

Posting Komentar untuk "Berbagai Variasi Bacaan Sujud yang Sesuai Sunnah Nabi"