Variasi Bacaan Duduk antara Dua Sujud Sesuai Sunnah

 


Dalam shalat, duduk antara dua sujud merupakan salah satu posisi yang memiliki bacaan doa khusus. Namun, tidak sedikit kaum Muslimin yang hanya mengenal satu bacaan saja. Padahal, Rasulullah ﷺ mengajarkan beberapa variasi bacaan ketika duduk antara dua sujud. Variasi ini menunjukkan keluasan syariat dan menjadi bagian dari sunnah yang layak diamalkan secara bergantian.

Dalam kitab Manhajus Salikin, Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah menjelaskan bahwa seorang Muslim dianjurkan membaca doa ketika duduk antara dua sujud dengan penuh penghayatan. Bacaan tersebut berisi permohonan ampunan, rahmat, petunjuk, rezeki, hingga keselamatan dari berbagai keburukan.

Salah satu doa yang disebutkan adalah:

رَبِّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَاهْدِنِي، وَارْزُقْنِي، وَاجْبُرْنِي، وَعَافِنِي

Artinya:

“Wahai Rabbku, ampunilah aku, rahmatilah aku, berilah petunjuk kepadaku, berilah rezeki kepadaku, cukupkanlah aku, dan selamatkanlah aku.”

Doa ini menunjukkan bahwa duduk antara dua sujud bukan sekadar jeda dalam gerakan shalat, tetapi momentum seorang hamba memohon berbagai kebutuhan hidupnya kepada Allah Ta’ala.

Dalam hadis Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma disebutkan bahwa Nabi Muhammad ﷺ membaca doa:

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي

Latin:

“Robbighfir lii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii.”

Artinya:

“Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, perbaikilah keadaanku, tinggikanlah derajatku, berilah rezeki dan petunjuk kepadaku.”

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan dinilai hasan oleh Syaikh Syu’aib Al-Arnauth. Dari hadis-hadis yang ada, para ulama menyimpulkan bahwa terdapat beberapa variasi bacaan duduk antara dua sujud yang semuanya shahih dan boleh diamalkan.

Berikut beberapa variasi bacaan duduk antara dua sujud yang sesuai sunnah:

  1. ROBBIGHFIR LII WARHAMNII WAJBURNII WARFA’NII WARZUQNII WAHDINII
    (HR. Ahmad)

  2. ALLOHUMMAGHFIR LII WARHAMNII WAJBURNII WAHDINII WARZUQNII
    (HR. Tirmidzi)

  3. ROBBIGHFIR LII WARHAMNII WAJBURNII WARZUQNII WARFA’NII
    (HR. Ibnu Majah)

  4. ALLOHUMMAGHFIR LII WARHAMNII WA’AAFINII WAHDINII WARZUQNII
    (HR. Abu Daud)

  5. ALLOHUMMAGHFIR LII WARHAMNII WAHDINII WA’AAFINII WARZUQNII
    (HR. Al-Hakim)

Adanya variasi bacaan ini menjadi bukti bahwa Islam memberikan kemudahan sekaligus menghidupkan sunnah Nabi ﷺ. Para ulama menganjurkan agar bacaan-bacaan tersebut diamalkan secara bergantian agar seluruh sunnah dapat dihidupkan dalam ibadah sehari-hari.

Selain itu, mengamalkan variasi doa juga membantu menghadirkan kekhusyukan dalam shalat. Ketika seseorang memahami makna doa yang dibacanya, maka shalat tidak hanya menjadi rutinitas gerakan, tetapi benar-benar menjadi sarana bermunajat kepada Allah.

Sahabat pembaca, memperhatikan bacaan duduk antara dua sujud mungkin terlihat sederhana, tetapi di situlah terdapat pelajaran penting tentang ittiba’ atau mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ. Dengan mempraktikkan sunnah-sunnah kecil dalam shalat, seorang Muslim sedang berusaha menyempurnakan ibadahnya sedikit demi sedikit.

Semoga Allah Ta’ala memberi kita taufik untuk menghidupkan sunnah Nabi ﷺ dalam setiap bagian shalat kita.

Referensi bacaan: https://rumaysho.com/21692-manhajus-salikin-variasi-bacaan-ketika-duduk-antara-dua-sujud.html

Deni Kurnia
Deni Kurnia Guru, kreator konten, dan Youtuber. Selebihnya, hanya seorang pembelajar.

Posting Komentar untuk "Variasi Bacaan Duduk antara Dua Sujud Sesuai Sunnah"