Cara Rukuk Sesuai Sunnah Nabi dan Kesalahan yang Perlu Dihindari

KANGDENI.COM – Rukuk merupakan salah satu rukun shalat yang wajib dilakukan dengan benar. Banyak kaum Muslimin yang sudah terbiasa melaksanakan shalat, namun belum memahami secara rinci bagaimana cara rukuk sesuai sunnah Nabi ﷺ. Padahal, Rasulullah ﷺ telah memberikan contoh yang sangat jelas tentang tata cara rukuk yang benar.

Memahami cara rukuk sesuai sunnah Nabi ﷺ penting agar shalat yang dikerjakan semakin sempurna dan sesuai tuntunan syariat.

Takbir Saat Akan Rukuk

Ketika berpindah dari posisi berdiri menuju rukuk, Rasulullah ﷺ mengucapkan takbir.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:

Teks Arab

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ يُكَبِّرُ حِينَ يَقُومُ، ثُمَّ يُكَبِّرُ حِينَ يَرْكَعُ

Latin

Kāna Rasūlullāhi ﷺ idzā qāma ilash-shalāti yukabbiru hīna yaqūmu, tsumma yukabbiru hīna yarka‘u.

Terjemah

"Rasulullah ﷺ ketika berdiri untuk shalat, beliau bertakbir. Kemudian beliau bertakbir ketika hendak rukuk." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa cara rukuk sesuai sunnah Nabi ﷺ diawali dengan takbir perpindahan (takbir intiqal). Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa beliau juga mengangkat kedua tangan sejajar pundak atau telinga ketika akan rukuk.

Meletakkan Tangan di Atas Lutut

Salah satu ciri cara rukuk sesuai sunnah Nabi ﷺ adalah meletakkan kedua telapak tangan di atas lutut dengan jari-jari direnggangkan.

Abu Humaid As-Sa’idi radhiyallahu ‘anhu berkata:

Teks Arab

فَإِذَا رَكَعَ أَمْكَنَ كَفَّيْهِ مِنْ رُكْبَتَيْهِ وَفَرَّجَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ

Latin

Fa idzā raka‘a amkana kaffaihi min rukbatayhi wa farraja baina ashābi‘ihi.

Terjemah

"Apabila beliau rukuk, beliau meletakkan kedua telapak tangannya pada kedua lututnya dan merenggangkan jari-jarinya." (HR. Abu Dawud)

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ seakan-akan menggenggam kedua lututnya. Hal ini menunjukkan kesungguhan beliau dalam melaksanakan cara rukuk sesuai sunnah Nabi ﷺ.

Punggung dan Kepala Harus Lurus

Bagian penting dari cara rukuk sesuai sunnah Nabi ﷺ adalah meluruskan punggung dan menjaga kepala sejajar dengan punggung.

Abu Humaid As-Sa’idi radhiyallahu ‘anhu menjelaskan:

Teks Arab

لاَ يَصُبُّ رَأْسَهُ وَلاَ يُقْنِعُ مُعْتَدِلًا

Latin

Lā yashubbu ra'sahu wa lā yuqni‘u mu‘tadilan.

Terjemah

"Beliau tidak terlalu menundukkan kepala dan tidak pula mengangkatnya, tetapi berada di posisi pertengahan." (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Dalam hadis lain, Wabishah bin Ma'bad radhiyallahu ‘anhu berkata:

Teks Arab

سَوَّى ظَهْرَهُ حَتَّى لَوْ صُبَّ عَلَيْهِ الْمَاءُ لاَسْتَقَرَّ

Latin

Sawwā zhahrahu hattā law shubba ‘alaihil mā’u lastaqarra.

Terjemah

"Beliau meratakan punggungnya hingga seandainya air dituangkan di atasnya, niscaya air itu akan tetap diam." (HR. Ibnu Majah)

Hadis ini menggambarkan dengan sangat jelas bagaimana cara rukuk sesuai sunnah Nabi ﷺ, yaitu punggung benar-benar rata dan tidak melengkung.

Bacaan Saat Rukuk

Setelah berada pada posisi rukuk yang sempurna, Rasulullah ﷺ membaca:

Teks Arab

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ

Latin

Subhāna Rabbiyal ‘Azhīm.

Terjemah

"Maha Suci Rabbku Yang Maha Agung."

Bacaan ini minimal dibaca tiga kali, meskipun boleh lebih banyak sesuai tuntunan sunnah.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Rukuk

Beberapa kesalahan yang sering ditemukan dalam pelaksanaan cara rukuk sesuai sunnah Nabi ﷺ antara lain:

  1. Punggung tidak lurus dan terlalu membungkuk.
  2. Kepala terlalu menunduk atau terlalu mendongak.
  3. Tangan tidak menempel pada lutut.
  4. Jari-jari rapat dan tidak direnggangkan.
  5. Rukuk dilakukan terlalu cepat tanpa tuma'ninah.

Padahal tuma'ninah merupakan bagian penting dalam cara rukuk sesuai sunnah Nabi ﷺ dan menjadi syarat sah shalat menurut banyak ulama.

Penutup

Mempraktikkan cara rukuk sesuai sunnah Nabi ﷺ bukan sekadar mengikuti gerakan shalat, tetapi juga bentuk kecintaan kepada Rasulullah ﷺ. Semakin sesuai rukuk kita dengan tuntunan beliau, semakin besar harapan diterimanya shalat di sisi Allah Ta’ala. Oleh karena itu, setiap Muslim hendaknya mempelajari dan mengamalkan cara rukuk sesuai sunnah Nabi ﷺ dengan benar, mulai dari takbir, posisi tangan, kelurusan punggung, hingga menjaga tuma'ninah dalam setiap gerakannya.

Referensi bacaan:

https://rumaysho.com/20863-manhajus-salikin-sifat-shalat-nabi-cara-rukuk.html

Deni Kurnia
Deni Kurnia Guru, kreator konten, dan Youtuber. Selebihnya, hanya seorang pembelajar.

Posting Komentar untuk "Cara Rukuk Sesuai Sunnah Nabi dan Kesalahan yang Perlu Dihindari"