Tata Cara, Dalil, dan Syarat Sujud yang Benar
KANGDENI.COM – Sujud merupakan salah satu rukun shalat yang paling agung. Dalam posisi sujud, seorang hamba berada pada keadaan paling dekat dengan Allah Ta’ala. Karena itu, setiap Muslim perlu memahami cara sujud sesuai sunnah agar shalat yang dikerjakan benar dan sempurna.
Rasulullah ﷺ telah menjelaskan secara rinci tata cara sujud yang benar, termasuk anggota tubuh yang wajib menempel ke tempat sujud. Penjelasan tersebut diriwayatkan dalam hadis sahih dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma.
Dalil Cara Sujud Sesuai Sunnah
Rasulullah ﷺ bersabda:
Arab
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةِ أَعْظُمٍ: عَلَى الْجَبْهَةِ - وَأَشَارَ بِيَدِهِ إِلَى أَنْفِهِ - وَالْيَدَيْنِ وَالرُّكْبَتَيْنِ وَأَطْرَافِ الْقَدَمَيْنِ»
Latin
‘An Ibni ‘Abbāsin raḍiyallāhu ‘anhumā qāla, qāla Rasūlullāhi ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam: “Umirtu an asjuda ‘alā sab‘ati a‘ẓumin: ‘alal-jabhah – wa asyāra biyadihi ilā anfihi – wal-yadaini war-rukbataini wa aṭrāfil-qadamaini.”
Terjemah
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda, “Aku diperintahkan untuk bersujud di atas tujuh tulang (anggota tubuh): dahi — sambil beliau menunjuk hidungnya — kedua telapak tangan, kedua lutut, dan ujung-ujung jari kedua kaki.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menjadi dasar utama dalam pembahasan cara sujud sesuai sunnah. Para ulama menjelaskan bahwa tujuh anggota tubuh tersebut harus menyentuh tempat sujud ketika seseorang bersujud.
Tujuh Anggota Sujud
Dalam cara sujud sesuai sunnah, terdapat tujuh anggota tubuh yang harus menempel pada tempat sujud, yaitu:
- Dahi dan hidung.
- Telapak tangan kanan.
- Telapak tangan kiri.
- Lutut kanan.
- Lutut kiri.
- Ujung jari kaki kanan.
- Ujung jari kaki kiri.
Apabila salah satu anggota sujud tidak menempel tanpa alasan yang dibenarkan, maka sujud menjadi tidak sempurna.
Tata Cara Sujud yang Dianjurkan
Para ulama menjelaskan bahwa yang disunnahkan ketika turun untuk sujud adalah secara berurutan:
- Meletakkan kedua lutut.
- Kemudian kedua telapak tangan.
- Lalu meletakkan dahi dan hidung.
Saat sujud, jari-jari kaki diarahkan ke kiblat. Dahi dan hidung menempel kuat pada tempat sujud, tidak sekadar menyentuh ringan. Inilah cara sujud sesuai sunnah yang dicontohkan Rasulullah ﷺ.
Syarat Sujud yang Benar
Dalam kitab Safinah An-Naja disebutkan bahwa sujud memiliki tujuh syarat:
1. Sujud pada tujuh anggota tubuh
Semua anggota sujud harus menyentuh tempat sujud.
2. Dahi terbuka
Tidak ada penghalang yang menutupi dahi sehingga dahi dapat menyentuh tempat sujud secara langsung.
3. Menempelkan kepala
Dahi ditekan dengan wajar hingga benar-benar menempel pada tempat sujud.
4. Berniat sujud
Gerakan yang dilakukan memang ditujukan sebagai sujud dalam shalat.
5. Tidak sujud di atas benda yang bergerak mengikuti gerak tubuh
Misalnya benda yang dibawa dan bergerak karena gerakan orang yang shalat.
6. Kepala lebih rendah dari pinggul
Posisi sujud harus menunjukkan kerendahan dan ketundukan.
7. Thuma’ninah
Tenang sejenak dalam posisi sujud dan tidak tergesa-gesa.
Keutamaan Sujud
Sujud bukan hanya gerakan fisik, tetapi bentuk penghambaan yang paling sempurna kepada Allah. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa seorang hamba berada pada posisi paling dekat dengan Rabb-nya ketika sujud. Oleh karena itu, perbanyaklah doa saat sujud.
Memahami cara sujud sesuai sunnah sangat penting agar shalat yang dikerjakan sesuai tuntunan Nabi ﷺ. Dengan memperhatikan tujuh anggota sujud, memenuhi syarat-syarat sujud, dan menjaga thuma’ninah, seorang Muslim dapat melaksanakan sujud dengan benar sebagaimana diajarkan Rasulullah ﷺ.

Posting Komentar untuk "Tata Cara, Dalil, dan Syarat Sujud yang Benar"
Silakan berkomentar, semoga beroleh kebaikan